Senin, 31 Oktober 2011

UPI Asmaradhana Raih Penghargaan Internasional

UPI Asmaradhana, Koordinator Komite Perlindungan Jurnalis dan kebebasan Berekspresi (KPJKB), meraih penghargaan internasional berupa Hellman/Hammett Grant Award 2011. Penghargaan diberikan Human Right Watch, organisasi peduli HAM yang berkedudukan di New York, Amerika Serikat.

Penghargaan itu diketahui Upi melelui rilis yang disiarkan dari New York, 14 September lalu. Upi adalah satu dari 48 penulis dari 24 negara yang menerima penghargaan Hellman/Hammett.

Dari Indonesia, selain Upi, Semuel Waileruny juga menerima penghargaan yang sama. Samuel adalah advokat yang menulis buku dengan judul Membongkar Konspirasi Konflik Maluku. Pada saat konflik di Maluku, Pemimpin Gereja-Gereja di Maluku memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Koordinator Tim Pengacara Gereja.

Penghargaan tahunan ini diberikan kepada penulis, termasuk jurnalis, blogger, penulis novel, pencipta lagu dan kartunis. Untuk tahun ini, masing-masing pemenang mendapat hadiah uang senilai US$ 10.000 atau lebih Rp 90 juta.

Penerima penghargaan ini adalah mereka yang dianggap memiliki komitmen dan keberanian dalam penegakan HAM bidang kebebasan berekspresi.

Dikonfirmasi via facebook, Upi yang sedang berada di Dublin, Irlandia, mengatakan juga baru mengetahui hal itu. “ Penghargaan ini saya dedikasikan untuk teman-teman jurnalis di Makassar,” ujar Upi.

Hellman-Hammett diberikan setiap tahun untuk para penulis di seluruh dunia yang menjadi sasaran penganiayaan politik atau penghargaan hak asasi manusia. Penghargaan ini sendiri didedikasikan Human Right Watch bagi penulis naskah Lilian Hellman dan novelis Dashiell Hammett dari Amerika. Keduanya dipenjara karena aktivitasnya.

Selama 22 tahun terakhir sejak penghargaan ini diberikan lebih dari 700 penulis dari 92 negara telah menerima Hellman/Hammett.
“Hellman Hammett akan kami dedikasikan buat gerakan penegakan kebebasan pers dan berekspresi di tanah air,” paparnya.

Penghargaan internasional ini, melengkapi daftar award yang diterimanya. Sebelumnya tahun 2009 Upi menerima penghargaan Udin Award dari AJI Indonesia, dan KPID Award 2010, kategori pejuang kebebasan pers.(jum)

(berita ini dikutip dari harian tribun timur edisi senin 19 september 2011)

Tidak ada komentar: