Selasa, 23 Juni 2009

UPDATE SIDANG KE-19



Saksi: Pemberitaan Sisno Sudah Berimbang


MAKASSAR -- Pemberitaan mengenai pernyataan mantan Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Sisno Adiwinoto, yang kontroversi terkait upaya kriminalisasi pers dinilai sudah berimbang. Penilaian ini diliontarkan Redaktur Pelaksana Fajar, Silahuddin Genda, saat memberi keterangannya sebagai saksi di Pengadilan Negeri Makassar, 23 Juni 2009.

Silahuddin hadir dalam sidang itu atas permintaan penasihat hukum Koordinator Koalisi Jurnalis Tolak Kriminalisasi Pers, Upi Asmaradana. Upi dituntut Sisno dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Silahuddin menegaskan, sejak pemberitaan tentang Sisno dimuat di Fajar, selalu ada upaya konfirmasi. "Usai memberikan pernyataan di Jambore Pers pada 30 Mei, wartawan kami langsung menemui Sisno, tapi dia buru-buru naik ke mobilnya tanpa memberi keterangan," kata Silahuddin.

Saat berita itu sementara dalam proses editing pada malam harinya, Sisno kembali dikonfirmasi melalui telepon seluler. Tapi Sisno tidak mengangkat telepon selulernya. Begitupun saat ada aksi pengumpulan tanda tangan para wartawan pada 1 Juni. Menurut Silahuddin, ketika berita itu hendak diturunkan untuk edisi 2 Juni, Sisno kembali dikonfirmasi.

"Saya yang telepon langsung. Saat itu, Sisno mengatakan bahwa wartawan yang salah persepsi. Sisno mengaku tidak pernah mengatakan mengkriminalisasi pers. Tapi Sisno mengatakan, pejabat yang merasa dirugikan silakan langsung melapor ke polisi," jelas Silahuddin.

Satu hari kemudian atau tepatnya, 3 Juni, lanjut Silahuddin, Kompol Siswa dari Humas Polda Sulsel, datang ke redaksi Fajar menyampaikan bantahan. Namun bantahan itu ditolak dengan alasan semua pemberitaan menyangkut pernyataan Sisno selalu ada konfirmasi.

Tapi Siswa waktu itu meminta agar bantahan itu dimuat di halaman surat pembaca saja. Maka dimuatlah bantahan Sisno itu dan terbit pada edisi 4 Juni. "Jadi kami menganggap pemberitaan mengenai Sisno itu sudah sangat berimbang," tegas Silahuddin. (him)

(berita in dikutip diharian Fajar Edisi 24 Juni 2009)

Tidak ada komentar: