Minggu, 14 September 2008

SAKSI

Pekan Depan, Upi Diperiksa Polisi
Buntut Jurnalis Makassar Protes Kapolda Sulsel

Makassar, Tribun - Koordinator Koalisi Junalis Tolak Kriminalisasi Pers Makassar, Upi Asmaradana, bakal diperiksa di Markas Polda Sulawesi Selatan, Selasa (17/9) lusa. Surat pemanggilan terhadap Upi telah diterimanya, Sabtu (13/9).
Surat panggilan dengan nomor polisi: S.Pgl/558/IX/2008/Dit Reskrim itu ditandatangani Direktur Reserse Kriminal Polda Sulsel Kombes Polisi Sobri Effendy, tertanggal 12 September 2008. Pada surat ini, Upi dipanggil menghadap AKP Anwar.

Mengutip surat tersebut, Upi akan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam perkara pidana mengadu secara memfitnah dengan tulisan dan atau penghasutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 317 ayat 1 dan atau Pasal 311 ayat 1 dan atau Pasal 160 KUHP.
Menanggapi pemanggilan itu, Upi mengaku tidak gentar dengan surat pemanggilan tersebut. Sebagai warga yang patuh dengan hukum, ia memastikan akan menyikapi pemanggilan itu. Namun ia membicarakan hal itu kepada koalisi dan tim pengacara.
"Kita telah berbuat, maka apa pun konsekuensinya, saya harus bertanggungjawab. Karena saya berjuang menentang mereka yang ingin membungkam pers, itu atas nama koalisi, maka langkah yang akan saya tempuh terkait kasus ini juga harus atas petunjuk koalisi," ujarnya, tadi malam.
Sebelumnya, Upi bersama sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Jurnalis Tolak Kriminalisasi Pers Makassar aktif menggelar demo dan membuat pernyataan sikap yang menentang pernyataan Kapolda Sulsel Irjen Polisi Sisno Adiwinoto yang dinilai merugikan pers.
Dalam beberapa kesempatan pertemuan, Sisno pernah melontarkan agar tak perlu membuat hak jawab, tapi melaporkan wartawan ke pidana bila seseorang dianggap dirugikan oleh pemberitaan media.
Terkait kasus ini, Upi bersama koalisi pun mengadukan pernyataan Sisno itu ke Komisi Kepolisian Nasional, DPR RI, Dewan Pers, hingga ke Presiden SBY melalui juru bicaranya, Andi Alifian Mallarangeng. Kemudian dibalas oleh Sisno dengan menuding, bahwa koalisi adalah organisasi liar dan mengancam akan memperkarakan langkah Upi cs. AJI Bela
Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Makassar Andi Fadli menegaskan sepanjang terkait sengketa pers, maka AJI akan berada di garda terdepan membela rekan jurnalis.
"Terkait pemanggilan rekan kita Upi, kita siap memberi pembelaan profesi," ujar Fadli yang ditemui di sela-sela buka puasa di Kantor Kompas Biro Indonesia Timur, tadi malam.
Fadli mengaku sudah mengetahui adanya surat pemanggilan tersebut.

(berita ini dikutip dari Harian Tribun Timur, bisa juga diakses di www.tribun-timur.com, edisi minggu 14 sepetmber 2009)
diperbatasan mandai, maros, makassar
23.16 wita
14-9-2008

Tidak ada komentar: